What was I thinking? “Biasa…di tempat bersejarah kita dulu, masak sih kamu udah nggak ingat masa-masa indah kita berdua…, hahahaha….”, sambungnya diiringi gelak tawa candanya, “Revy tunggu di tempat biasanya, 1/2 6 teng yah…”. Sex Bokep Revy telah tiba terlebih dulu, dan masih seperti dulu, tengah asyik menikmati sebuah cup ice cream rasa strawberry sambil bersender di dinding outlet pakaian tersebut. Seringkali kami berjalan bersama, tidak satu kata cinta pun terucap, pun setelah bilangan tahun telah berlalu. Revy, sahabatku di SMA dulu, tampak sangat anggun dengan kebaya modern bernuansa silver transparan yang dikenakannya. Saya hanya mampu balas memeluknya sambil mengusap-usap rambut sebahunya yang terurai di pundaknya. and what about her marriage few months later? Tempat bersejarah?




















