Terus terang, aku merasa sedih sekali atas kepergiannya, dan aku tahu diapun juga merasakan demikian. Aku lewati kantor Eryani, tapi aku malas masuk menyapanya, sebab hari itu aku sudah pusing sekali, ingin cepatcepat pulang dan tidur!Besoknya, aku pergi dari rumah jam 8.00 dan sampai di kantor sekitar jam 8.30, aku mampir dulu ke kantor Eryani, dan ternyata dia masih sendiri, orangorang kantornya belum ada yang datang. Film Porno Dan ternyata kantorku juga belum buka. Sial, aku pikir, tahu begini, lebih baik aku pergi jam delapan. Kata Bos baruku, aku harus datang jam 8.30 pagi, yaa.., aku pergi dari rumah jam 7.00, takut kalaukalau ada macet di jalan, paling tidak dalam dua jam aku sampai di kantor baruku.Ternyata di luar dugaan, aku tiba pukul 7.30.




















