Ayo kita berangkat.” Om-om itu pun bergegas memakai celananya.Ibu ku segera merapikan rambutnya. Dan ternyata ada laki-laki yang menggauli ibuku. Bokep Family ” Ok sayaang aku tunggu yahh..” Balas ku kembali. Rian pun sunggingkan senyum tampak manis di pipi terlihat lesung di pipinya. “Berdiri apanya?” tanyaku lagi. Tampa ku sadari aku pun terbawa nikmat seiring gerakan dan desahan mereka. Namun aku tidak memperdulikan, karna aku memang bebas lepas tampa ikatan apapun dari orang tuaku maupun dari pacarku Rian.Memang seminggu sebelumnya. aku sudah siap nih.. jemput aku yah..” Kata ibu ku dalam pembicaraan di hand phon-nya.Rupanya Ibu mau berangkat bersama lelaki lain dan bukan Ayah tiriku.“Ibu berangkat sama siapa.?” Tanyaku.




















