Fiona menahan nikmat sambil menggigit bibir dan meremasi rambut Pak Misno. Mereka berpelukan mesra menikmati momen-momen pasca orgasmenya,nafas mereka yang menderu-deru terasa hembusannya. Bokeb Sambil merenunginya, Fiona tiduran telentang di ranjang spring-bednya, tangannya mengelus-elus vaginanya sambil terus membayangkan hasrat liarnya, sampai akhirnya dia tertidur tanpa memakai celana.Bangun-bangun langit sudah menguning dan jam sudah menunjukkan pukul 5.15 sore. Fiona makin menekan-nekan tubuhnya seiring dengan orgasmenya yang hampir tiba. Permintaan yang langsung diturutinya tanpa keberatan. Sambil merenunginya, Fiona tiduran telentang di ranjang spring-bednya, tangannya mengelus-elus vaginanya sambil terus membayangkan hasrat liarnya, sampai akhirnya dia tertidur tanpa memakai celana.Bangun-bangun langit sudah menguning dan jam sudah menunjukkan pukul 5.15 sore. “Pak, tolong jangan ungkit masalah pribadi yah, saya ga suka” ucapnya dengan nada serius seraya menarik wajah Pak Misno dan mencium bibirnya untuk mengalihkan pembicaraan itu.




















