Tok..tok…perlahan aku mengetuk pintu ruangannya.“Ya…masuk!!” sahut pak Herman dari dalam dengan suara keras,“Selamat pagi Pak!” sapaku dengan wajah agak menunduk, lalu pak Herman menyuruhku duduk.“kamu tau kenapa kamu dipanggil?” aku menggeleng pelan, “liat, sudah jam berapa sekarang!?”“maaf Pak… tadi jalanan macet…”“jangan cari alasan” bentak pak Herman dengan tatapan yang sinis ke arahku.“sekali lagi saya minta maaf Pak, saya memang salah” kataku sambil menundukkan mukaTiba-tiba Pak Herman berdiri, sekilas aku melihat dia ke arah pintu entah apa yang dia lakukan dan kembali duduk di kursinya.“Hhhmmm.. Aku belum pernah merasakan macam ini sebelumnya. Bokep Indo Viral Mulutku langsung penuh oleh cairan kental berwarna putih susu itu. Tak terasa, aku malahan semakin menikmati perkosaan ini, setiap genjotan kasar yang dilakukan oleh pak Herman membuat tubuhku bergetar hebat,
“Pak….aahh, terusss Pak!!” rintihku sambil memaju mundurkan pantatku mengikuti irama Pak Herman, oohh…gila kenapa aku malah meminta seperti itu, aku sungguh tidak menyadarinya ketika kata-kata itu




















