Ucap isteriku kalem.“Iya. Air mataku jatuh tanpa terasa. Bokep JAV Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim!“Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Namun apa yang terjadi? Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.“Ummi… Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga.




















