Aku kaget, “ternyata ia marah”, pikirku. Bokep Colmek gaji berapa ?”
“Oh..nggak ! “Eee…tunggu dulu Mbak, ini isinya Vcd, saya mau lihat apa bisa muter nggak di komputernya Mas Arif” kataku mengarang alasan.Sedikit keberatan kelihatannya, akhirnya Mbak Nida mempersi-lahkanku untuk masuk, aku yakin dia juga kurang ngerti tentang komputer.Di dalam kamar, aku menghi-dupkan komputer dan mengope-rasikan program Vcd playernya, lalu kumasukkan Vcd-ku itu dan kujalankan. “Film apa sih ?” tanya Mbak Nida kepadaku. Aku kaget, “ternyata ia marah”, pikirku. Aku kaget, “ternyata ia marah”, pikirku. “Film apa sih ?” tanya Mbak Nida kepadaku. Tetapi aku tidak berhenti sampai di situ saja. Lalu sekuat tenaga aku mendorong pinggulku berulang-ulang dengan cepat.“Akhhh….ooohhh….ohhh” suara Mbak Nida mendesah.




















