Kemudian ia balik lagi kekamar itu, dan duduk disamping Clara, pakaian Clara saat itu acak-acakan.“Bu…, apa ibu marah?” tanaynya.“Tidak pak tapi sayalah yang salah. Bokep SMA Kepala Clara lalu rebah di bahu Pak Mamat dan seperti sepasang kekasih Pak Mamat terus merangsang daerah peka di tengkuk dan bahu Clara.Clarapun meresapi usapan dan elusan lembut laki-laki yang seusia dengan ayahnya itu, matanya hanya merem melek. Lalu mereka sampai di kediaman Clara yang merupakan juga rumah milik Pak Mamat. Keringat telah membasahi tubuh Clara dan membuatnya pasrah kepada Pak Mamat.Sebelah tangan Pak Mamat turun dan merongoh cd Clara dan memasuki lobang itu yang telah basah. Clara merasa ia tak bisa bertugas jika tanpa dibantu Pak Mamat.Suatu hari saat pulang dari desa tetangga, mereka kehujanan dan hari saat itu hujan turun dengan derasnya.Lalu dengan buru-buru Pak Mamat mempercepat kendaraannya, secara otomatis Clara memegang pinggang Pak Mamat dengan erat.




















