Tapi selepas siang sebuah sms masuk ke HP-ku. Bokep Asia Rumah Pak Tan luar biasa besar dan mewah. Sering pula Yena minta aku mencumbunya di dalam mobil dan dimana saja ia menjadi horny. Aku bertanya-tanya dalam hati apakah ia tahu aku mengintipnya tadi. Dan selanjutnya, aku menutup mulut rapat-rapat. Tidak bisakah kau lihat ranjang itu? Dan jangan bicara lagi!” itulah kalimat terakhir bu Yena. Tank-top merah ketat yang dikenakan membiarkan lekuk-lekuk dadanya terlihat jelas. Saya taruh sini, ya!” kataku gugup. 5 juta rupiah!” kata Bu Yena.“Untuk saya?” tanyaku heran.“Ya, untuk kamu,” tegas Bu Yena.“Wah, untuk apa ini, ya, bu?” tanyaku tak mengerti. Terusss. Langsung saja. Sejumlah lembaran seratus ribuan tampak dari ujung amplop yang terbuka.“Itu untuk kamu dan anakmu.




















