Lusy kemudian memijat, dan mengocok makin kuat saat rangsangan di payudaranya membuatnya semakin terbang melayang gemetaran rasa tak karuan mulai dirasakan lusy.Lusy kemudian menggantikan tangan dengan mulutnya, kontol besar Pak DAnis kini memenuhi mulutnya.Dan dengan mulutnya Lusy mulai menghisap dan bergerak naik turun menyusuri panjang batang kontol milik costumernya itu.“UUagghhhh..”“Dasyaattt/mantap sekali kamu sayang . . Bokep Ojol .”“Kamu berbakat juga ternyata…….hahahaha…kamu masuk dan diterima……” kata Om Arif senang.Lusy masih berlutut dilantai dan tertunduk malu, kini sudah tak mungkin lagi untuk kembali. “ucap tante itu.Lusy sedikit bingung harus bicara apa kepada tante tersebut“Iya..pekerjaan…sebagai eeeee. . Sampai pada akhirnya Pak DAnis ingin memiliki Lusy hanya untuk miliknya semata.Pak DAnis menebus Lusy dari Tante Susi , dan menjadikan Lusy sebagai simpanannya sampai sekarang.Hal itu menjadi berkah tersendiri bagi Lusy, kini ia tak lagi khawatir akan kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Rumah dan mobil pun Lusy sudah punya, meski jauh dalam hatinya










