Ke bawah lagi: Tidak. Bokep Barat “Siapa Mbak..?” kataku sambil menancapkan Junior amblas seluruhnya. Tapi sebelum berlalu masih sempat melihatku sekilas. Garis setrikaannya masih terlihat. Aku kegelian menikmati tangannya yang menari di atas kulit punggung. Sudah tiga tahun, benda ini tak kurasakan Sayang. Kring..! Tidak pasang wajah perangnya.“Kayak kemarinlah..,” ujarnya sambil mengangkat tabloid menutupi wajahnya.Begitu kebetulankah ini? Aku kegelian menikmati tangannya yang menari di atas kulit punggung. Atau mau gunting? Atau jangan-jangan ia tidak masuk ke salon ini, hanya pura-pura masuk. Ia tidak lagi dingin dan ketus. Aku masih mematung. Aku mengurungkan niatku. Aku membayangkan dapat menjepitnya di sini. Aku tidak menjepit tubuhnya. Kring..!




















