Kuraih tangannya, sekali lagi Evi tersentak namun tidak berontak. Akhirnya aku temukan Evi sedang duduk seorang diri di teras bungalow. Bokep Tobrut Tapi sekali lagi, aku memang pengecut. Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Bilapun setiap saat kami bertemu pandang, Evi langsung cepat-cepat menghidari pandangan mataku.Maafkan aku Evi…aku begitu menikmati hari-hari sepiku bersama Tia, juga bersama kamu. Kami berdua saling bercerita sambil sesekali rayuan gombal Tia menggelikan telingaku.Mata kami saling beradu, kami mulai merasakan ketidakmyamanan. “Yah, udah malam, Vi. Tiba-tiba pintu kamar yang lupa kami Kunci pun terbuka. Hampir setiap hari Tia datang ke kost ku, mulai dari hanya sekedar ngobrol di kamar, jalan-jalan ke mall atau bahkan nongkrong di kafe.




















