“Ogh… ogh… ogh… ogh…” istriku pun mengejang dan meremas sandaran sofa dengan kuat. Bokeb ah… oh… ah… oh…” erang istriku keenakan.Saat ini baik posisiku dan jay maupun Lusi dan Sari berada pada posisi yang sama. Cerita yang akan kutampilkan ini adalah pengalamanku beberapa waktu lalu. sst… sst… ah… uhm.. Kemudian kami ngobrol bersama sambil menikmati makanan yang telah disiapkan oleh Jay dan Sari. tentunya dengan dosis yang lebih banyak, agar mereka cepat terangsang, dan kita mulai bereaksi.”“Oke… gua setuju..” kataku.Dan kami pun mulai melaksanakan rencana kami tersebut.Jay mengambil gelas lagi dan memasukkan beberapa butir pil perangsang ke dalam dua buah gelas yang sudah diisi soft drink yang akan kami berikan kepada Lusi dan Sari. ke.. “Oh… ukh… okh.. Jay… ah… ah… ah…” desah Sari kudengar. sst.. “Akh… akh… Sar… memekmu begitu padat.. dan menyentuh… dinding.. Van gua punya ide, mudah-mudahan aja elo setuju… karena ini pasti sesuai




















