Cinta menggelengkan kepalanya. Bokep Family “Udah seneng? Om Ridwan sendiri bukanlah orang sembarangan dibidang akademisi. Laki-laki itu duduk di pojokan. “Kalo cuma itu sih sekarang juga Om bisa beliin kamu”.Cinta terkejut kalau Om Ridwan akan menyatakan kesanggupan. Om Ridwan sendiri bukanlah orang sembarangan dibidang akademisi. Cinta menekan tombol jawab. Ciuman pun kembali mendarat di bibir Cinta. Mungkin ‘klien’ baru, pikir Cinta. Cinta tahu benar hal itu. Berpikir apakah dirinya cukup gila untuk menjalin sebuah afffair. Gak mau liat-liat yang lain lagi?”. Mungkin hubungan gelap ini memang harus ditakdirkan terjadi, Cinta membatin.“Ntar ya Om bayar dulu”, Om Ridwan kemudian berdiri dan menuju kasir. “Udah lama nunggu? Profesi ini sudah ia jalani cukup lama, hampir sejak awal ia mulai menyandang gelar sebagai mahasiswi.




















