Zzzzzzzzz!!!Makanya kalau nulis cerita itu dikasih prolog agar para pembaca mengenal para tokoh, karakter, konflik, dan sipnosis lakonnya sejak awal. Bokep Japan Kamu mau gak nemenin aku nonton?” pintanya.“Seriusan Nin, kamu punya 2 tiket?” tanyaku tak percaya.“Iya, temenku hari sabtu gak bisa dateng, terus aku bingung mau ngajak siapa? Soalnya Mamamu khawatir takut ada apa-apa dengan kamu, Nit.” ucap Bunda di ujung telpon sana.“Iya, Bun. Nih sekarang minum air putih dulu biar sehat! Ayo kita makan, kebetulan Bunda belum makan siang.” Ajak Bunda sembari merangkul bahuku. Masak aku yang mandi yang puas orang lain.”“Braammmmm..” geramnya.“Apa sih Nit? Aku genggam erat spatula di tangan kanan, sementara tangan kiri menekan ganggang wajan. Lalu lanjutnya, “Senyum dong, jangan ditekuk gitu mukanya. Menyeramkan bukan?!“Ah… Biasa saja. Pandangan matanya seolah menyiratkan suatu pandangan yang tidak percaya, sehingga membuatku mengernyitkan dahiku.




















