Tapi aku suka juga mendengarnya.Kedua payudaranya bergelantungan bergerak liar seiring dengan gerakan kami. “Maksudnya loe perkosa dia ya? Bokep Japan Cuma begitu saja? Aku merasa seperti raja yang dilayani dua wanita cantik. Naya mendekatkan wajahnya ke wajahku. Aku mulai mengocok maju mundur. Aduh.., kelihatannya dia marah.“Sorry! Sedangkan Naya, entah kenapa (menurutku) hampir tidak punya nafsu seks. Rasanya ingin kupaksa saja Naya untuk melayaniku. Sorry! Setelah itu aku menunggu di sebuah kursi, sementara Fita dan Ami masuk ke kamar. Ketika aku menanyakan tentang Joe (suami Ami, sahabatku semasa kuliah), Ami bilang bahwa Joe sedang pergi ke Surabaya sekitar duaminggu yang lalu untuk suatu keperluan.“Paling juga disana dia main cewek!” begitu komentar Ami. Aku jadi teringat saat pesta di rumah Joe. Kalau dituruti nafsuku, pasti setiap hari aku minta jatah dari Naya.




















