Dan kamipun bisa lewat, setelah masuk dalam mobilku segera aku membawa Rahma pergi dari tempat itu dan berhenti di sebuah tepi danau yang agak sepi. Dan tanpa malu lagi Rahma malah menyatakan perasaan dia yang memang dari dulu memang menyukaiku.Aku hanya terdiam, tapi ketika Rahma memelukku dengan erat dan merebahkan kepalanya di pundakku. Bokep China Tanpa aku mengatakan sesuatu Rahma sudah menangis “Sudah Rahma..kamu jangan menagis..aku hanya tidak mau kamu ada di tempat itu..” Kataku.Kini dia berhenti dan bilang ” Sebenarnya saya juga tidak mau bekerja di tempat itu Pak..tapi keadaan yang membawa saya…” Aku memegang tangannya yang bergetar. Di sini aku seorang guru di sebuah SMU swasta, di salah satu kota besar yang biasa di sebut kota kembang. Entah siapa yang memulai duluan tapi saat itu juga kami sudah saling melumat bibir kami, bahkan Rahma menekan kepalaku dengan tangannya dari belakang membuatku tidak dapat menghindar lagi.




















