Lalu teman Celine memasrahkan Celine kepada Neti salah satu pegawai. Celine sangat kebingungan karena tabungannya sangat kurang banyak untuk membayar biaya operasi ayahnya. Bokeb “uughh…you are….uughhh….” Bram menggeram sambil meremas rambut Celine sampai acak acakan.Celine terus melakukan oral dengan santai, ia sering melakukannya dengan mantan pacarnya dulu. Celine bingung harus mencari uang kemana karena dia sudah berusaha meminjam kepada teman-temannya tapi nominal uang cukup banyak jadi teman-temannya gak mungkin ada yang bisa membantu. pelanggan yang dimaksud ternyata adalah pak Dido, ia adalah salah seroang konglomerat papan atas indonesia, beberapa hari lalu ia baru lolos dari tuduhan korupsi , maka hari ini ia ingin merayakannya. “ooh….hihii..awahhh..geliii..aww…..oom….ahhh….oom…” Celine semakin menggelinjang tak karuan saat sapuan lidah pak Dido mencapai klitorisnya, birahinya kini sudah hampir mencapai puncaknya. “aww…oom…….uuhhhh…pe…aahh..lan…….dong…ahhhhh…” setiap sodokan pak Dido membuat Celine semakin dekat pada orgasme, ia membenamkan wajahnya di bantal menahan suara rintihan dan erangan kenikmatan dari mulutnya.




















