Tanpa menunggu aba-aba lagi Saya langsung bergerilya memporakporandakan pertahanan musuh (perang kali).Kujilati puting susunya dan secara perlahan turun keperut serta selangkangannya sambil kubuka kedua pahanya agar kepala saya dapat masuk untuk menjilati vaginanya. Jam menunjukkan 13.15, Saya membuka pintu kamar tersebut dan melihat anak-anak sudah tertidur pulas ditemani oleh si Mia yang tidur ditepi ranjang dengan posisi telentang.Saya masuk perlahan-lahan dan kucolek tangan si Mia, ternyata tidak ada reaksi darinya. Bokep Japan Saya meraih kedua susunya dan langsung kuremas-remas agar Mia juga terangsang. Mia.. Mau pipis.. “Pokoknya jahat, masa Bapak diremehin gitu..” jawabnya. Mia.. Pak.. Sudah.. Pak.. Rupanya Mia ingin agar saya mencapai puncaknya dengan cepat.“Pak.. Kalau mau keluar bialang yaa..” pintanya.Beberapa menit kemudian saya merasakan peju ini sudah berada dibatang kemaluan, saya langsung memberi kode ke Mia dan Mia menghentikan hisapannya sambil merebahkan di sisi saya.“Pak.. Sekarang Mia sudah berada diatas saya, sambil jongkok Mia menurun naikkan










