Lalu ia menghempaskan pantatnya yang begitu kelihatan seksi di kursi dihadapanku.“Udah lama yah nunggunya?” tanyanya. Sambil melipat kakinya, ia membaca sekilas daftar menu tersebut. Film Porno & akhirnya..“Sshh..okhh. Tampaknya ia sadar kalau mata “nakal”-ku sedang “menyatroni” isi roknya.“Ah..Salah kostum nih” Ujarnya sambil tersenyum & menurunkan bagian bawah roknya ke arah lutut, masih sambil bersimpuh.Aku lalu menarik bantal & berbaring agak jauh dari posisinya.“Sambil berbaring aja lebih enak” Kataku. Setelah melakukan pembayaran, saya lalu balik menuju tempat duduk di restoran dimana Vega masih duduk terdiam, mungkin sambil berfikir.“Kalau kamu mau ikut aku, ayo. saya dikejutkan dengan teguran pelan dari suara di arah belakangku. saya lalu kembali melumat bibir Vega. sret.. Ia terjatuh ke kasur. Nggak percaya?”“Emang kamu lelaki?” Tiba-tiba Vega bertanya. Kedua, itu nantinya akan lebih memudahkan aktivitas ku terhadap wanita itu selanjutnya, jika situasi memungkinkan.Tentu para pembaca paham apa yang saya maksudkan dengan “aktivitas selanjutnya” itu, bukan?




















