Pak Toyo menekan tubuhku dengan tubuhnya yang besar dan berat. Aku tak ingin ibuku kehilangan kebahagiaan yang baru saja didapatnya. Bokep Korea Namanya Sutoyo, usianya sama dengan ibuku, 42 tahun. Ketika aku sudah mengambil barang dan hendak berbalik, Pak Toyo berdiri begitu dekat dengan diriku sehingga hampir saja kami bertubrukan. Ibu masih muda dan cantik, tentunya ia butuh seseorang untuk mendampinginya, melanjutkan kehidupan. Dengan garangnya Pak Toyo menindih tubuhku dan menciumi wajahku. “Kamu benar-benar mirip ayahmu.”Tak berapa lama kemudian ibu menikah dengan Pak Toyo dengan sangat sederhana dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat. Aku merasa jijik dan kotor. Nafasnya terengah-engah menahan nafsu. Rasa puas dan kenikmatan yang sama sekali tak bisa aku pahami. Aku bangkit dan bagian bawah tubuhku terasa sakit sekali.., nyeri! “Ya Tuhan, ampunilah segala dosa-dosaku” ratapku seorang diri.Baru sore menjelang magrib aku pulang.




















