Dengan anggukan halus kulepas tatapan mata Lina saat keluar dari pintu kamarku. Kini Lina yang melepaskan ciumannya terlebih dahulu, matanya terbalik memutih lalu kepalanya mendongak penuh. Bokeb Setelah amblas di mulut, kumainkan dengan lidah. Tepat jam setengah enam, Lina melangkah ke arah pintu setelah sebelumnya memagut bibirku cukup lama. Menjelang jam dua belas, sudah empat lagu kunyanyikan bergantian dengan pengunjung lainnya. emang kenapa?”
Lalu Hari bercerita, katanya saat dia jalan-jalan sempat berkenalan dengan tiga ABG setempat, manis-manis, tapi hari kewalahan mengaturnya. Tanpa skenario, Lina telah merebahkan tubuhnya. Sementara aku hanyalah ampas bila dibandingkan mereka bertiga pada saat itu.Malam kedua setelah last landing, Om Frank kutemui sedang ngobrol dengan petugas restaurant hotel Ambon Manise, sembari menunggu ketiga anak buahnya makan malam bersama.Lima menit kemudian kedua rekan lainnya menyusul kami. Eh, dasar sudah kebelet kali, Yuni menyambut tantanganku, setelah menutup telepon, dia mengetuk pintu kamarku.




















