Kurasakan bibirnya mulai menciumi kepala penisku. Bokeb Kali ini cukup lama. Jantungku berdegup keras.Lama sekali orang itu di toilet. Aku langsung tanggap. Aku menggeser-geserkan kakiku agar kaki anak itu tidak menekan celanaku. masih terlelap. Lucunya, setelah itu kami berdua kembali bersender pada tempat duduk kami dengan mata terpejam. Aku tidak mau membuat ia berpikir macam-macam dan kemudian menamparku.Tubuh itu diam saja. Yang lebih mengejutkan lagi, tangan ibu itu mulai mengelus pahaku. Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. Dia tahu sekali kelemahan “adikku”. Sensasinya benar-benar luar biasa. Sisi samping kananku menempel pada bagian kiri tubuhnya. Aku jengkel banget.Hujan mulai turun. Yang lebih mengejutkan lagi, tangan ibu itu mulai mengelus pahaku. Sangat merangsang. Itu berarti sepatu anak itu kena celanaku. Tidak berasa memang. tapi sweater tadi untuk maksud lain. Telaten sekali dia. Bulu-bulu halus di sekitarnya.




















