makasih ceritanya ya” Rini menutup telpon.Rini merenungkan ucapan Santi, memang ia belum pernah bertemu Pak Fahri, namun baliho Pak Fahri sebagai pembina olehraga tennis ada di seantero kota, dan benar kata Santi, Pak Fahri memang tampan dan atletis. Rini makin penasaran, “Maksudnya gimaba, Mbak..”
Mbak Santi pun mulai bercerita
“Kalo menurut salah Ida juga sih. Bokep Live tumben ada apa?”, kata mbak Santi. Tegak dan kenyal. “Gak bisa Is, toketku kurang besar”, Rini kemudian kembali menggoyang goyang toketnya sambil pinggulnya meliuk liuk liar. “Ugh.. Kelihatan berwibawa itu sudah pasti.Sejenak setelah menutup telp mbak Santi, Rais menelpon melalui video call. “Coba besok kamu hubungi, Rin” perintah Pak Karim
“Tapi Pak… Pak Fahri itu terkenal genit”, sergah Rini. ,
“Nggak ngapa ngapain udah mau tidur”, Rini berkata sambil menggigit bibir bawahnya. “, kata Rais
“Apa???










