Dia ga lagi memakai “topeng”.Dan…
“Sama. Namayanya juga anak-anak. Video bokep Bisa telat terus ke kampus kalau pakai mobil,”begitu alasan Randy ketika ia mengirimkan uang sisa penjualan Panther pada Ibunya.BBM-an antara dua insan beda usia itu berlangsung baik dan interaktif… Berhari-demi-hari… Berhari-demi-hari … Terus begitu… Mereka bercerita hal-hal lucu… Kiat-kiat hidup… Sinetron yang amburadul… Politik… Lagu-lagu… Filem… Dan banyak lagi… Mereka pernah dua kali lagi bertemu di Citos, akan tetapi pertemuan itu hanya seperti pertemuan pertama…
Ibu Selfi merasa senang karena BBM atau SMS Randy selalu mengingatkannya, “Bentar lagi jam 1, jam anak-anak pulang sekolah…”. Ketika Randy menjawab call-nya, tanpa menunggu lama wanita itu langsung saja…. “Jangan lupa makan…,”SMS-lagi. Ma kasih dah menunggu,”balas Ibu Selfi.”Emang kenapa nunggu SMSku?”tanyanya kemudian. Randy tidak lagi ragu-ragu. Agak lama, wanita itu kembali membaca BBM nya… Nampaknya aku ga beruntung, pikirku Randy…
Tetapi…“PIN nya mana?!” cetus Bu Selfi.




















