Bila bertatap mata dengan Mbak Marissa, dadaku berdebar-debar. Bokep SMA Kadang sampai 2 kali sehari, kadang pula sampai harus membuatku membolos sekolah.Affairku dengan Mbak Marissa berlangsung terus sampai menjelang kedatangan suaminya. Aku menemukan sebungkus lilin, dan menyalakannya dengan korek api yang tergeletak di sebelahnya. Kulirik sejenak tanggal lahir Mbak Marissa.Benar, ia berusia 26 tahun. Bawa aku ke kamarmu segera!” desah Mbak Marissa.Aku tak segera bergerak. Kan hujan dan gelap?” tanya Mbak Marisa.“Nggak. Saya harus bertugas ke Papua selama 6 bulan,” kata Fredi. Ia melepas tank-top dan melepas kaosku. Sebentar lagi pasti hujan. Kali ini, ia dalam balutan tank-top lain yang sangat seksi- dan setelah kuperhatikan lama–, tanpa beha, dengan rok longgar yang menurutku teramat pendek. Suaranya empuk dan meneduhkan.“Ya, rumah ini dulu rumah Pakde saya.




















