“Iya mas. Perahu kami terangkat ke atas, kemudian tehempas ke bawah. Bokep Barat Ibu menjawabku dengan memberiku ciuman di pipiku. Aku benar-benar tertidur saat adzan mahgrib berbunyi dari pengeras suara masjid, aku terbangun. “Jangan sampai terlang lagi!”: bentak ibu. IBu kami juga memangil Mas kepada ayah dan ayah memanggil bu ne kepada ibu kami. “Ibu diam. Aku terus menggenjotnya dan terus menusuknya. Baru saja kami mengkayuh perahu dan belum mencapai bibir laut, ibu bertanya kepadaku. AKu mendengar Amir membujuknya dan memeluk Suti dengan tulus. Benar. “Bagaimana Bu? Aku pun berhenti sekolah.Adikku Sutinah, mulai besok libur sekolah. Kami bergantian. Aku jelas mendengarnya.Tiga hari setelah kejadian itu, aku didatangi ibu di dapur. Bergantian. Aku berada di antara kedua kakinya. Saat nelayan lain sudah pada pulang, kami masih menarik jaring.




















