Sensasi yang belum pernah kudapat dari cowokku dulu. Vidio Porno “Ya om, batang om nikmat, besar, panjang dan keras banget” jawabku jujur. Aku terpaksa berjinjit karena batang itu terasa seolah membelah meqiku karena besarnya. “Kirain dah napsu”. “Didalem om, polos”. “Cowok baru ni ye”. Bibir luar meqiku ikut terdorong bersama batangnya. “Besok kamu dinas malem lagi”. “Aarrgghh.., Yang”, kata nya sambil menghunjamkan batangnya sedalam=dalamnya. Setelah aku makan, dia lalu memintaku duduk di pangkuannya.Aku menurut saja. “Jadi ampe pagi atawa siang gak masalah dong”. Maka aku ditarik dan diajak ke tempat tidur. Sambil mengobrol, aku dimanja dengan belaiannya. Dia tau namaku karena semua karyawan resto termasuk aku diberi name tag. Temen2ku satu angkatan banyak yang job trining disitu, masing2 ditempatkan terpisah. “Din, gak pulang bareng?” tanya temenku.




















