Dia menagih utang, dan aku hanya sanggup membayar setengah dari keseluruhan utangku.Kemudian setelah lama berbicang-bincang ia menawarkan sebuah jalan keluar kepadaku untuk melunasi hutang-hutangku dengan sebuah syarat, ucap Mas Ajik. Bokeb Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang Aku kehilangan mas Ajik suamiku yang dulu sangat perhatian dan sangat romantis.Namun aku tak menyalahkan mas Ajik, karena keadaan yang mengharuskan. Aku pun terkaget dengan oleh-oleh yang diberikan mas Ajik dan menanyakan dari mana mas Ajik mendapatkan uang untuk membelikan aku kalung itu.Namun mas Ajik hanya tersenyum dan dia langsung membopongku kedalam kamar. Sekarang mas Ajik menjadi pengangguran dirumah, yang membuatnya kelayapan saja setiap harinya.Sampai pada akhirnya, suatu malam mas Ajik pulang entah dari mana dengan wajah yang gembira, dan membelikanku sebuah oleh-oleh berupa kalung emas.




















