Too…emmmm….hhmmmm” Astrid tak dapat meneruskan lagi kata-katanya karena Gono buru-buru membekap mulutnya dengan tangan khawatir lama-lama ada orang yang mendengar jeritan wanita itu.“Cepat masukin ke dalam sebelum ada yang liat” Jon menyuruh Gono & Kadim supaya memasukan membawa Astrid ke dalam pos.“Lepppaas…..lepasskaaannn…..apa-apaan ini!!” Astrid meneruskan jeritannya di dalam pos jaga sambil terus meronta berusaha melepaskan diri.Tapi apakah artinya tenaga Astrid dibandingkan dengan mereka yang bertubuh besar tegap & sangar. Kemudian Kadim memegangi tangan Astrid dengan sangat keras sehingga membuatnya kesakitan. Bokep Twitter Jon tersenyum & mengedipkan sebelah mata memberi isyarat pada Kadim yang ditanggapi dengan balas tersenyum licik. Namun Jon bukannya malah seperti kesetanan meremas toket Astrid.Kadim & Gono yang dari tadi cuma melihat kini turut maju & mulai menggerayangi tubuh Astrid. Astrid hanya dapat menangis meratapi nasib buruk yang menimpanya. “Eehh…buka mulutnya Non!!!”“Ngggakk….tolong jangan, aku mohon!” Astrid menghiba dengan bercucuran air mata.




















