Aku bangkit dan merapikan handycam yang sedari merekam aksi kami, tidak begitu panjang tapi sudah sedikit memuaskan.Aku kembali ke ranjang dan beristirahat hingga besoknya Zenit terbangun dan tidak menyadari apa yang telah ku perbuat semalam. Bokep Korea Tidak mau menunggu lama hingga lagu habis, Zenit ikut memaksanya, ”Woi, dengar tuh apa yang dia suruh!!!”, teriaknya sambil mendekati meja dan mengambil handycam.Minoru dengan sangat terpaksa membuka pakaiannya sedikit demi sedikit. “Karaoke?”, tanyaku.“*****asyik bro..”, jawabnya. Aku periksa lemari, ada apa saja yang bisa aku pakai.Peralatan pertama adalah handycam, Zenit pasti senang kalau aku merekam adegan Minoru digagahi. “Terus kita mesti culik dia lagi?”, tanyaku.“Gak lah, aku bakal ancam dia, aku kan masih nyimpan videonya…”, lanjut Zenit sambil menyengir.Zenit lalu mengajakku ke tempatnya berjanjian dengan Minoru Thosi, gadis Jepang yang pernah kami siksa. “Lalu punya rencana pesta di mana lagi?”, tanyaku.“Hmm…”, dia coba berpikir sejenak.




















