Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.“Ummi… Ummi, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Bokep Mom Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim!“Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Tapi Abi kan manusia biasa. Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ucap isteriku kalem.“Iya. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Katanya mau jadi isteri shalihah? berember-ember. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga.




















