rintihnya sambil memelukku lebih erat lagi….Ciumanku turun lagi ke bibirnya dan kali ini dia mulai merespon dan mulai membalas memainkan lidah dan bibirnya. Dia termasuk bagus main bilyardnya dan permainna kami tidak jauh berbeda, mungkin aku hanya menang karena jam terbangku lebih tinggi saja.Sambil bermain aku pesan Wisky Cola 2 gelas, 1 gelas untukku dan 1 gelas untuknya, dengan judesnya dia ngomong.“Apaa nih…? Bokep Jepang karena penasaran aku pernah mengguntingnya dan ternyata isinnya cair, berwarna coklat kehijau-hijauan. ada yang salah..” tanyakuDia hanya menggeleng dan mengajakku ke kamar mandi.Di kamar mandi kami mandi bersama, saling sabun, saling peluk. tapi jangan malem-malem ya pulangnya, soalnya aku hari ini ga bawa mobil..” jawabnya.Hati ku begitu gembira mendengar jawabannya itu, akhirnya aku dapat kesempatan. Akhirnya kami menuju Nine Ball Cafe.




















