Di salah satu batang pohon berdiri sesosok pocong dgn kain kafan lusuhnya , sorot lampu senter yg menyinari wajah pocong itu membuatnya semakin terlihat menyeramkan.Walau terkejut tetapi nalurinya sebagai bodyguard yg terlatih untuk tak takut apapun membuatnya bersiap menyerang pocong itu menggunakan pistolnya. Ia tak sanggup lagi menatap dua pocong itu , Miskha mulai menangis dan berharap ini hanya mimpi saja. Bokep Ojol Akibatnya kedua samping mobil itu berbenturan dgn kerasnya , walaupun keduanya masih tetap melaju dgn posisi berdampingan. Refleks Herman menginjak rem , decitan ban mobil terdengar menyayat telinga. Barulah beberapa menit kemudian Miskha menyendok nasi goreng untuk dimakan. Lelaki tua itu lantas memberi tanda pada Misro dkk untuk segera pergi dari sana. Setaknya hal ini sedikit merepotkan Herman jika hendak menemui Donita , karena harus pergi ke luar kota. Tujuh kali ia melakukan hal tersebut. dan sungguh terkejut Herman saat melihat pocong tadi kini menempel




















