Di kamar mandi aku menangis sendiri, menggosok seluruh tubuhku dengan sabun berkalikali. Bokep Family Tetapi aku tetap berusaha bangkit dan dengan tertatihtatih berjalan ke kamar mandi.Kulihat jam dinding, Wah.., Sudah 3 jam aku berada di rumah itu. Ia lebih Jawa ketimbang Ambon, meski namanya Ambon. Bagaimanapun Pak Herman adalah suami ibuku. Bannya kempes Bu, nambal dulu! Aku tak ingin ibuku kehilangan kebahagiaan yang baru saja didapatnya. Bagaimana tidak? Bagaimana mungkin anak yang amat disayanginya bisa tidur dengan suaminya? Aku sengaja diam saja, agar tak menunjukkan bahwa aku juga puas dengan permainan itu. Ia memperkosaku berkalikali tanpa belas kasihan. Bertiga mereka naik mobil dinas Pak Herman pulang ke rumah mereka. Kamu mengerti? Gila bukan?Dan memang, ketika pada suatu sore ibu sedang pergi ke luar kota dan Pak Herman mandatangiku lagi, aku tak menolaknya.




















