Aku tergerak untuk membacanya.Degh! Bokep Indo Viral Pahanya, yang walaupun sedikit gelap namun mulus itu terpampang jelas di mataku. Segera saja aku berlalu ke kamar mandi untuk pipis.Waktu kembali ke kamar, posisi tidur Kak Tina telah berubah. Dia tak melarang. Karena dia tidak pernah menyinggung hal itu, aku biarkan saja.Sampai satu hari kudapati Kak Tina muntah-muntah di kamar mandi. Dalam tidur aku bermimpi. “Ini? Astaga, memang basah! Kerjanya membersihkan dan membereskan rumah Pak Rochim yang tidak terlalu besar, mencuci pakaian, dan memasak. “Atau..”, Kak Tina memandangku, lalu tersenyum lebar, “Kamu mimpi basah ya, Sapto?”. Di atas tempat tidur, Kak Tina sedang mengenakan baju kaos warna jingga. “Huuaah” Aku menguap panjang, mengeluarkan bau naga. Bukan, beliau orang baik (sampai sekarang aku selalu mengingatnya, ayah angkatku itu). “Berdiri sebentar, Sapto”. “Iya Kak”. Dalam tidur aku bermimpi. Hanya saja, rasanya lengket.




















