Aku lepaskan semua bajuku, ku dekati tisi.Aku nggak tahan lagi buat menyentuh buah dadanya.Pelan2 aku sentuh buah dada itu. Bokeb Aku lihat air maniku mengalir keluar dari memiawnya yang indah itu.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Di lorong rumah, aku lihat pintu tisi sedikit terbuka. Tisi terus aja menangis&menjerit… tapi lama kelamaan jeritannya berganti lenguhan, erangan dan desahan walau dia terus aja meronta-ronta.Nikmat banget. Ngobrol dengan tisi adalah kesmpatan terbaik buat memandangi bodi mulusnya. Cantik lagi. Perlahan penis ku mulai tegang, tapi aku pura-pura tenang aja. Kebetulan! Bayangan dada dan paha tisi masih aja bikin nggak bisa tidur. Mana hujan deres lagi.Akhirnya aku keluar kamar, mau bikin susu biar bisa tidur. Aku seret dia ke tempat tidur.Da berusaha menutupi buah dadanya dan berbalik sehingga posisinya tengkurap. Buah dadanya gede. Sintal.




















