Terus kemarin kamu nanya Bapak apa Bapak bisa bantu. Bokep SMA Dan juga bapak harus menjamin kenaikan kelas saya.” kataku mantap.Pak Yudhipun tersenyum. argh..” Pintaku.Lalu, Ia mulai memasukkan penisnya perlahan-lahan. Aku benar-benar bingung pada saat itu.“Hm.. Gue terancam gak naik kelas.” Keluhku.“Waduh, San. Gue terancam gak naik kelas.” Keluhku.“Waduh, San. Setelah dipersilahkan duduk, Saya pun duduk di sofa yang berwarna biru muda itu.“Mau minum apa, San?” Tanya Pak Yudhi.“Ah.. Terus maksud Bapak?”“Ya.. Ia menggesek-gesek penisnya di sekeliling vagina saya.Saya sampai memohon padanya agar memasukkan penisnya ke dalam vagina saya.“Masukkin.. Terlihat penisnya yang berukuran 17cm dengan bulu lebat.Penisnya lebih panjang sedikit dari punyanya Erick. Pak Yudhi yang paham akan kondisiku itu memijat-mijat kepalaku. Lagipula saya takut kalau saya menyakiti perasaan Erick.” kataku sedih.“Kalau kamu takut menyakiti perasaan Erick, apakah kamu pernah berpikir kalau-kalau bisa saja Erick sudah pernah melakukannya dengan wanita lain sehingga dia tidak mau melakukannya denganmu?” hasut










