Orang tuaku tidak pernah tahu hal itu, karena mereka sibuk, lagipula kamarku cukup mendukung. Bokep India Ok, please Wulan..” Guruku mengizinkan.“Ayo Vit, kita ke UKS” ajak Wulan sambil menggandeng tanganku.“Apa-apaan nih?” batinku dalam hati.Wulan membawaku ke ruang UKS, padahal aku nggak sakit. Ok.. Ok.. Heeii!!” teriakku sambil membalikkan badan.Tiba-tiba mulutku dibekap dengan tangan dan aku melihat Angga.“ANGGA!!” teriakku..Tetapi karena mulutku dibekap, suaraku bagaikan tidak keluar. Ketika kau keluar dari toilet aku berpapasan dengan Angga, nampaknya dia masih merasa bersalah, aku hanya tersenyum kepadanya ketika dia memanggilku.“Nggak ada waktu..” pikirku, dan aku segera melesat ke kelas.Aku berjalan melewati lorong dengan perasaan khawatir, khawatir kalau ketemu guru atau teman. Bisa dibayangkan dengan ukuran payudara segitu (34B) pake seragam sekolah, tanpa BH, dan puting yang menonjol, pasti bikin ngeres orang yang liat.Aku berniat masuk kelas untuk mengambil rompi yang selalu aku bawa, tapi sekarang rompi itu ada di kelas.Akhirnya dengan hati-hati




















