Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Bokep Colmek Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Aku melihat Erik mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti. Tubuhku masih bergetar. “Ahh..!!” nafasku makin memburu.Tiba-tiba Erik berhenti dan melihatku sambil tersenyum misterius. Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah. Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Erik dari sebelah pintu yang sedikit terbuka. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku




















