Akupun cepat-cepat membuka pintu“Wah..sedang tidur ya, kalau gitu nanti saja” Mas Arif tiba-tiba permisi. Film Porno Mbak Nida me-melukku dan mencium pipiku berkali-kali seraya membisikkan sesuatu ke telingaku,“Terima kasih Bud”Mbak Nida kulihat senang dan memeluk tubuhku erat, tertidur di atas dadaku. Akupun cepat-cepat membuka pintu“Wah..sedang tidur ya, kalau gitu nanti saja” Mas Arif tiba-tiba permisi. “Ini ada hadiah dari saya, saya mau memberikan kemarin tetapi lupa” kataku sambil menunjukkan bungkusan Vcd itu. Tampak Mas Arif berdiri menunggu. Keluar ! Ren-cana mulai kulaksanakan. Karena kulihat Mbak Nida dalam keadaan hampir bugil, hanya memakai celana dalam dihimpit oleh Mas Arif, mereka bersetubuh ! Dalam hatiku aku merasakan senang, gembira, tapi juga sedih.




















