Jangan lama-lama ”
” janji dech ! Pake kunci-kuncian segala ?” Aku bertanya kearah Tedjo yang berada disamping Sihitam manis. Bokeb Tapi kami tidak merasa terganggu sedikitpun oleh tingkah lakunya.Mobil mulai bergerak, & aku merasakannya walau saat ini sebenarnya aku harus berkonsentrasi penuh menghadapi gempuran-gempuran Lely. Tangannya dengan terampil melepaskan ikat pinggang, kancing & resletingku. Belum sempat Tedjo menjawab, pintu telah terbuka. Seperti mengharapkan sesuatu yang lebih dari sebatang coklat.Silesung pipi tertunduk tersipu, tapi matanya sesekali melirik penuh arti ke ” Tonjolanku” itu.” Aku Raka !, orang paling baik sejagat ini. Aku tetap berusaha untuk tidak terlalu mengindahkannya. Tapi bila hidangan siap disantap. Aku melihat bibir mungilnya telah melumat Kontolku.











