Sesekali dia menanyaku. Bokeb kukakan dengan ketus. dia terus menceracau tidak karuan. Namun rasa ibaku berasngsur hilang beranti curiga. Satu jam kemudai aku sudah sampai Surabaya dengan selamat tanpa kurang satu apapun. siapa? sebagai apa? Tapi ketika kulihat ufuk barat yang semakin gelap, aku jadi tidak tahan untuk meminta beliau mengantarkan lebih jauh. Aku nggak bisa ngelak kalo emang aku tertarik ma dia sejak pertama kali lihat dia. Ngobrol sebentar dan akupun melupakan cowok tadi.Prolog
Musuh terbesar seseorang adalah dirinya sendiri. tetap tolak dengan tegas walopun dia mengancam. 7. Tapi kalo sebagaio . 3. Bahkan terkadang beliau pulang maghrib dan melupakan shalat ashar. Dasar perokok! lupakan deh cowokmu, sebentar aja. udahlah yang, nggak usah boong. siapa? Dan aku merasa tidak bertepuk sebelah tangan.




















