“Lha kalau sama-sama aja kan enak sih,” kataku menggoda. Seandainya tidak ada embel-embel tempat berkumpulnya para STW, mungkin aku akan sering mampir di warungnya hanya untuk makan .Selama makan aku ngobrol macam-macem, sampai akhirnya aku tahu bahwa Mbak Ambar punya usaha yang sama di Solo dan Semarang. Bokep Indo “Lho kok gak kerja mas,” katanya.Aku berasalan mbolos. Dia menawarkan untuk dipijat. Menurut Amei jika dia setiap minggu “mampir” ke rumah Mbak Ambar, lumayan bisa menyamai gaji suaminya, malah sering-sering lebih. Ada yang mengenakan jarit, tetapi ada juga yang mengenakan pakaian seperti layaknya ibu-ibu pergi ke pasar. Ini adalah tempat yang ditunjuk Pak Mertino. Jadi jika ada penugasan ke Solo dan Semarang, dia paling bersemangat, apalagi aku berada dalam timnya.Suatu hari dia bilang padaku, “Eh aku nemu tempat yang unik di Semarang,” katanya.




















